Fallin’ In Love Again
Honestly, ane bukanlah seorang fans manga/anime sejati. Hanya
judul2 tertentu saja yg ane suka. Cinta pertama ane seperti Sailormoon, City
Hunter, sekarang sudah jadi barang langka. Cari action figure Ryo Saeba gak
ketemu2. Kalo Lupin sih banyak. Manga terakhir yg ane suka berjudul I’s. Tapi
gak sampe addict gitu ;p~
Kalo film-film Ghibli? Ooh… jangan tanya. Itu mah cinta
sejati. Obsesi yang membuat hati ane nelangsa selama tinggal di Jepang sini. Tapi
film Tales from Earthsea ane belum nonton sampe skrg. Lebih krn rasa sentiment
mungkin. Itu kan bikinan anaknya Miyazaki sensei. Kok enak…
;p
Rasanya datar-datar saja kalo liat film2 anime yang diputar
di tv sini. Baik yang jam anak ataupun yang tengah malam. Ane lebih suka nonton
animasi2 art pendek yang diputar di TV NHK channel 3 saat jam anak balita. Ada animasi yang memakai
medium benang, coretan crayon, bahkan dari cup kertas. Kreatif banget.
Sampai di satu Sabtu, gak sengaja tertontonlah sepenggal
film berdurasi pendek itu: Yasai No Yousei/N.Y SALAD.
Entah karena music latar yang kental alunan biola berteman
temaram bulan di atas New York City, entah karena finishing color bernuansa cat air yang soft, atau karakter yg gak
banyak bicara. Saat pertama kali melihat makhluk2 lucu itu, seolah ada sayap
kupu-kupu terbang menyisir sekujur tubuh ane. Debu sayapnya terhirup and it feels so good…
Anime CG yang difinishing 2D memang lg trend. Semua anak
muda Jepang saat ini mungkin lebih menantikan film Freedom-nya Katsuhiro Otomo.
Seorang CG Artist asal Singapura boleh berbangga hati jadi member di Steamboys
Studios. Tapi, yang telah mengetuk kalbu seorang aLia utk lebih mengenali media
CG animasi adalah Yoshitaka Amano. Salah satu creator G-Force (Gatchaman). Entah
bagaimana doi bisa end up dgn ide yg lembut seperti Yasai No Yousei/N.Y SALAD.
Jaman masih SD khayalan ane lebih mirip Toy Story. Mainan
yang menjadi hidup di malam hari. Atau seperti Noodie, boneka-boneka yang
memiliki negeri sendiri. Namun seperti namanya: Yasai No Yousei (Vegetables
Sprites), ternyata di malam hari sayuran pun bisa hidup dan bertualang!
Satu-satunya karakter berbentuk sayur yg pernah ane ciptakan
waktu SMP, bernama Terry Ongki. Yup, sebentuk terong nakal yg iseng banget. Dulu
ane suka menggambarnya tebal-tebal di papan tulis. Jadi saat dihapus dan guru
masuk, bekasnya masih membayang, menyeringai pada seisi kelas sepanjang jam pelajaran XD~
Well… ane yg iseng ini merasakan lg hal itu. Fallin’ again…
to animation.
Jatuh cinta membius otak untuk menafikan hukum gravitasi. Jatuh
cinta menggerakkan ruh utk melangkahkan kaki dgn lebih ringan. Sekali lagi ane menunjuk satu bintang utk
dituju. How? I don’t know. Now um doing watercolor painting. At least, um
starting with something. Jya… ganbarimasu
"Awas mbak, mo lempar jambu neh..!"

September 4th, 2007 at 6:28 am
ayooo al bikin manga lagiii
komik jepang yg lagi gw baca: nodame cantabile n skip beat
seruuuuuuu buangethhhh fufufufu gw emang suka shoujo