Dear octopus
Dear octopus,
kudengar kicau sendu burung kenari tentangmu
kisah yg lebih buruk dari tsunami
nyatakah ini kisah mereka yg kukenal?
teman menyapa saat aku dan sang kelasi asyik mencumbu pinggiran laut?
kau dan keberanianmu yang lugu
berkali-kali menyodorkan diri untuk jadi mainanku
tak takut cakar dan gigi tajamku
aku merasa nyaman seaman aku bagimu
ingat?
kala kulepas kelasiku berlayar ke laut lepas
kita hanya duduk di pinggir pantai
berbagi cerita sehari semalam
kau kembali ke laut dan kutinggalkan cap bantalan kakiku di kepalamu
lama dan kutemukan kau di televisi asyik bermain lumba2
terngiang kekagumanmu akan kelincahan putri duyung
aku hanya tertawa, kesian deh lo…
namun akhirnya
seorang putri duyung sahabat burung kenari…
dan jadilah pelangi
begitu bahagianya kau hingga lupa mengundangku
tak sadarkan kau teman kecilku?
setengah dirinya adalah manusia
dan manusia tak dapat dipercaya!
kini kau lihat dirimu
walau nyata hatimu seluas samudra
aku bangga tapi tak suka!
kau tau, kelasiku tak kembali
lalu aku bertemu penguin lucu
tak bicara, tapi memberiku pantai berair biru transparan
octopusku,
manusia bukan untuk kita
sebaiknya kau pergi mencari lumba-lumba
dan buat aku kembali tertawa!
sincerely yours,
kucing veggie
August 9th, 2006 at 10:35 pm
My poor octopus.. semoga di sana lu sedang bergembira bersama 1000 bidadari, yg akan memijati tentikelmu dgn mesra, mendengar leluconmu dgn tawa, memelukmu lembut setiap malam.. your own axe-land deh pokoknya!
thanx for everything.. have a nice rest..
November 1st, 2007 at 2:18 am
Jadi ini tentang dia Al?
Bener kata Myrna ya, he is sumthing!
May he rest in peace…